SMK2 PT Tenaga Listrik Bengkulu 2025: Percepatan Penerapan Sistem Keselamatan Melalui Bimtek & Uji Kompetensi

Resume Kegiatan Sertifikasi Kompetensi SMK2 Bidang Pembangkitan bersama PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB)

Tanggal Pelaksanaan: 08–11 Desember 2025
Jumlah Peserta: 15 orang 

Ringkasan Kegiatan

Pada tanggal 08–11 Desember 2025, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Uji Kompetensi Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) yang bekerja sama dengan PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB). Program ini diikuti oleh total 15 peserta, yang terdiri dari tenaga teknik lokal dan perwakilan tenaga kerja dari Tiongkok.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam memahami dan menerapkan SMK2 sesuai regulasi terbaru serta memastikan kesiapan peserta dalam memenuhi standar Keselamatan Ketenagalistrikan pada instalasi dan operasi yang mereka tangani.

serkom smk2 bidang pembangkitan pt tenaga listrik bengkulu

Materi Bimbingan Teknis

Pada sesi bimbingan teknis, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif terkait:

1. Dasar Hukum dan Regulasi SMK2

  • UU No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan

  • Permen ESDM No. 10 Tahun 2021 tentang SMK2

  • Kebijakan dan komitmen perusahaan terkait keselamatan ketenagalistrikan

2. Struktur dan Penerapan SMK2

  • 4 Pilar Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan

  • Identifikasi bahaya dan penilaian risiko kelistrikan

  • Pengendalian risiko dan implementasi prosedur keselamatan

  • Dokumentasi, audit internal, dan peningkatan berkelanjutan

3. Pengoperasian Instalasi secara Aman

  • Standar teknis operasi

  • Prosedur inspeksi berkala

  • Pengisian Form SMK2 dan pelaporan melalui SIMATRIK ESDM

Pelaksanaan Uji Kompetensi

Setelah sesi bimbingan teknis, seluruh peserta mengikuti Uji Kompetensi SMK2 yang meliputi:

1. Ujian Teori

Mengukur pemahaman peserta terkait konsep SMK2, regulasi, dan metode pengendalian risiko kelistrikan.

2. Ujian Praktek

Evaluasi kemampuan peserta dalam:

  • Identifikasi bahaya pada instalasi

  • Penilaian risiko

  • Penyusunan dokumen penerapan SMK2

  • Simulasi tindak pengendalian bahaya listrik

3. Penilaian Portofolio

Peserta menyerahkan dokumen penunjang yang menunjukkan pengalaman kerja, implementasi keselamatan, dan pemahaman terhadap standar SMK2.

Hasil dan Pencapaian

  • Seluruh 15 peserta mengikuti proses kegiatan dengan baik.

  • Tingkat pemahaman peserta meningkat signifikan, terutama dalam aspek penerapan SMK2 di lingkungan kerja.

  • Peserta dinyatakan kompeten atau belum kompeten berdasarkan penilaian asesor sesuai standar yang berlaku.

  • Kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai prosedur keselamatan.

 

Manfaat bagi PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB)

Kegiatan ini diharapkan memperkuat:

  • Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan di PT TLB

  • Kesiapan perusahaan menghadapi audit SMK2

  • Penguatan budaya keselamatan dan peningkatan kepatuhan regulasi

  • Kompetensi tenaga teknik dalam memastikan operasi instalasi yang aman dan andal

Kesimpulan

Kegiatan Bimbingan Teknis & Uji Kompetensi Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) bersama PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) yang berlangsung pada 08–11 Desember 2025 telah berjalan efektif dan memberikan peningkatan signifikan terhadap kompetensi tenaga teknik. Dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang dari latar belakang lokal dan Tiongkok, kegiatan ini berhasil memperkuat pemahaman regulasi, meningkatkan keterampilan analisis risiko kelistrikan, serta mempersiapkan peserta untuk penerapan SMK2 di lingkungan kerja masing-masing.
Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung budaya keselamatan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar ketenagalistrikan nasional.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apa tujuan utama Bimbingan Teknis SMK2 ini?

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi tenaga teknik dalam memahami, menerapkan, dan memastikan kepatuhan terhadap Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) sesuai regulasi ESDM.

2. Siapa saja yang mengikuti kegiatan ini?

Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta, yang terdiri dari tenaga teknik lokal dan peserta dari Tiongkok yang bekerja di PT Tenaga Listrik Bengkulu.

3. Materi apa saja yang dipelajari dalam Bimbingan Teknis?

Peserta mempelajari dasar hukum SMK2, struktur 4 pilar SMK2, manajemen risiko, pengendalian bahaya listrik, prosedur inspeksi, dokumentasi SMK2, dan cara pelaporan melalui SIMATRIK ESDM.

4. Apa bentuk uji kompetensi yang diberikan?

Ujian terdiri dari tiga bagian:

  1. teori,

  2. praktik lapangan, dan

  3. penilaian portofolio.

5. Apa manfaat kegiatan SMK2 bagi perusahaan?

Kegiatan ini membantu perusahaan meningkatkan budaya keselamatan, memenuhi regulasi, mempersiapkan audit SMK2, dan memastikan tenaga teknik menjalankan operasi dengan aman.

6. Apakah kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan untuk perusahaan lain?

Ya. Dantara Mandiri menyediakan layanan Bimbingan Teknis, Uji Kompetensi SMK2, Assessment, Sertifikasi SKTTK, dan Audit SMK2 untuk perusahaan di seluruh Indonesia.

Ingin meningkatkan kesiapan perusahaan Anda dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) dan memenuhi regulasi ESDM?

Hubungi Dantara Mandiri sekarang untuk mendapatkan layanan Bimbingan Teknis & Uji Kompetensi SMK2, Sertifikasi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan, serta pendampingan implementasi SMK2 yang terstruktur dan terjamin hasilnya.
Tim kami siap membantu perusahaan Anda mencapai standar keselamatan tertinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *